Dasar-Dasar Akuntansi: Cara Mudah Memahami Akuntansi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Kamu tahu enggak? Akuntansi memiliki peran yang penting dalam sebuah bisnis. Untuk bisa memahami bisnis dengan baik, kita harus paham dasar-dasar akuntansi. Dengan memahami dasar-dasar akuntansi, diharapkan bisa menjadikan informasi akuntansi sebagai dasar pengambilan keputusan untuk mengelola bisnis dengan baik. Akuntansi merupakan disiplin ilmu yang mempelajari mengenai pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintahan.

Sebagian orang masih merasa kesulitan dalam menguasai akuntansi, karena banyak hal dan poin-poin tentang akuntansi yang harus dihafal dan diterapkan seolah akuntansi adalah ilmu yang memusingkan. Padahal, jika sudah mengetahui kuncinya, dijamin akuntansi bukan lagi ilmu yang sulit. Oleh karena itu, kali ini kita akan temukan kunci dan cara mudah dalam memahami akuntansi dasar bagi pemula.

Apa itu Akuntansi?
Untuk bisa mempelajari suatu ilmu, tentu saja kita harus memahami pengertian dan maksud dari ilmu tersebut. Termasuk juga dalam ilmu akuntansi. Sangat penting diketahui dan dipahami apa itu akuntansi. Secara umum, akuntansi berarti suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang berkepentingan dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. Jika pengertian tersebut telah benar-benar dipahami dengan baik, maka akan mudah mempelajari poin-poin selanjutnya dari akuntansi.

Akuntansi adalah pencatatan transaksi keuangan secara sistematis dan komprehensif suatu bisnis selama periode tertentu. Akuntansi juga diartikan sebagai suatu proses merangkum, menganalisa dan melaporkan transaksi keuangan bisnis. Yang dimaksud dengan transaksi, yaitu suatu persetujuan antara dua pihak, dimana salah satu pihak menjual barang atau jasa, sedangkan pihak lain membeli barang atau jasa tersebut. Sebuah transaksi binsis harus bisa diukur nilainya dengan uang atau dengan kata lain bisa dinyatakan dalam mata uang.

Perlunya Pemisahan Uang Pribadi dan Bisnis
Salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis adalah memisahkan uang pribadi dengan uang perusahaan. Untuk itu, semua transaksi yang terjadi antara pemilik bisnis dengan bisnis itu sendiri harus diakui dan dicatat dengan jelas. Antara pemilik bisnis dan bisnis, ada dua transaksi yang terjadi, yaitu sebagai berikut:

Komponen Akuntansi
Selanjutnya, kita akan membahas tentang komponen akuntansi. Dalam pencatatan akuntansi, suatu transaksi dicatat dan dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu. Berdasarkan kategori pencatatannya, ada 5 komponen utama pada akuntansi yaitu sebagai berikut:

Assets (Harta)
Ini adalah segala sesuatu yang memiliki nilai dan menjadi kepemilikin perusahaan. Jadi, harta adalah semua kekayaan perusahaan, baik yang terlihat wujudnya atau yang tidak terlihat, yang memiliki nilai uang atau bisa dikonversi menjadi uang dan berguna bagi perusahaan di masa depan. Kekayaan perusahaan ini digolongkan lagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

Current Assets (Harta Lancar)
Akuntansi harta apapun yang waktu pencairannya kurang dari satu tahun. Harta lancar dapat disebut juga sebagai harta dengan likuiditas tinggi. Contoh dari harta lancar, yaitu kas, piutang usaha, persediaan barang dagangan, dan perlengkapan. Berikut ini adalah contoh akun yang termasuk harta lancar:

Harta lancar perusahaan yang terdiri dari uang kertas, uang logam, dan kertas berharga yang sifatnya sama seperti uang. Kas merupakan salah satu aktiva yang paling cepat dapat dikonversikan menjadi jenis aktiva lain.
Stok barang. Ini biasanya merupakan barang yang dibeli dengan tujuan untuk dijual kembali, dengan harapan akan mendapatkan laba.
Ini merupakan klaim atau tagihan terhadap pihak ketiga yang timbul karena adanya suatu transaksi.
Piutang wesel. Ini merupakan piutang yang berupa perjanjian tertulis yang dikirim dari debitur kepada kreditur untuk membayar sejumlah uang yang tercantum dalam surat perjanjian tersebut pada waktu tertentu di masa yang akan datang.
Seluruh perlengkapan yang dipakai demi kelancaran usaha, yang sifatnya habis dipakai, seperti, pulpen, spidol, kertas, dll.
Dibayar di muka. Ini merupakan hal yang dibayar secara langsung pada awal periode untuk jangka waktu tertentu.
Surat berharga. Surat berharga atau saham merupakan kepemilikan saham atau obligasi perusahaan lain yang bersifat sementara, yang sewaktu-waktu dapat dijual kembali.
Fixed Assets (Harta Tetap)
Harta tetap berarti ada bentuknya untuk kegiatan operasional perusahaan digunakan lebih dari satu tahun dan tidak untuk dijual. Contohnya, gedung, mesin (peralatan), kendaraan operasional perusahaan, tanah, dan lain-lain.

Postingan lianya

Pengertian Akuntansi Secara Lengkap dan Mendalam

Sejarah dan Pengertian AkuntansiAkuntansi adalah seni untuk mencatat, meringkas, menganalisis, dan melaporkan data yang berkaitan dengan transaksi keuangan dalam bisnis atau perusahaan. Untuk praktisi dalam

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Berlangganan